Kamis, 01 Mei 2014

MY SCHOOL




     Sekolahku
Namaku Nabila Dyah Ningrum kau bisa memanggilku Bila. Aku bersekolah di SMPN 5. Aku memiliki keluarga yang sangat baik. Keluarga kami terkenal dengan kebaikanya,dan kecerdasannya, tetapi hanya aku yang tidak cerdas . Kami hidup di rumah yang tua, itu rumah pemberian kakek. Kami tidak terlalu kaya dan juga tidak terlalu miskin. Keluargaku memiliki satu ayah yang sangat jahat, disiplin, dan kurus. Ayahku disiplin sekali karena ayahku memiliki keturunan Belanda, tetapi dia tidak memiliki muka orang asing. Ayahku berkerja sebagai pengacara. Ibu saya berkerja sebagai pegawai negri. Alamatnya tidak tahu tetapi yang jelas di antara SMP 2 dan SMP 5.
Aku memiliki masa yang kelam sampai – sampai ayahku kaget mendadak, Itu karena aku tidak lolos tes TPA pada saat masuk SMP 1 dan SMP 2 . Sedih rasanya pada malam itu ayahku marah – marah terus, entah marah ke ibuku atau ke aku, yang jelas dia marah – marah seperti setan. Pada malam itu saya seperti di landa ketakutan yang mendalam, ketakutan yang amat sangat mendalam, kekecewaan, kebersalahan, sampai – sampai itu membuatku gila, stress dalam ketepurukan yang amat mendalam. Akupun berfikir “ Apakah semua anak merasakan ketakutan seperti yang aku rasakan ? “  Jawabannya “  TIDAK SEMUA” Ya itu betul TIDAK SEMUA karena ada anak yang tidak masuk masih terlihat santai, ada anak yang sedih tetapi dia masih di sayangi oleh keluarganya, tidak sepertiku, yang jelas aku merasa sangat sedih + malas + butuh kasih sayang,tetapi keluargaku terlihat sangat membenciku.
Kebencian itu reda saat besok terdapat pendaftaran jalur umum, tetapi keluargaku terutama ayahku seperti masih merasakan kekecewaan yang amat mendalam. Pada pilihan pertama aku memilih SMPN 4 tetapi itu sia – sia karena nilai danunku tak sampai ke sana bayangkan, minimal masuk SMPN 4 harus memiliki nilai danun 27,75 sedangkan nilai danunku hanya 27,05 dan aku pikir itu tidak mungkin, dan setelah itu aku tak jadi memilih SMPN 4 untuk menjadi pilihanku yang pertama. Setelah itu aku berpikir “ Mengapa tidak masuk SMPN 5 selain sekolah itu dekat dengan rumah, itu juga dekat dengan kantor kerjanya ibu J “ dan jadilah SMPN 5 menjadi pilihanku yang pertama memang terkadang aku berpikir bahwa SMPN 5 dekat dengan Pesapen dan terdapat banyak polusi tetapi aku tidak menghiraukannya. Setelah menungggu beberapa hari akupun di terima oleh SMPN 5. Setelah daftar ulang akupun segera pulang dengan menggunakan angkutan kota sendirian tak ada sapa – sapa terkadang takut jika satu angkot dengan orang asing apa lagi itu lelaki seperti kata – kata Robin Morgan “ Ada dua aturan untuk remaja  satu JANGAN NAIK KE MOBIL ORANG ASING dua SEMUA ORANG ADALAH ORANG ASING “ Aku selalu memegang betul kata – kata itu karena remaja perempuan itu seperti PIRING KACA JIKA SUDAH JATUH PASTI AKAN PECAH DAN JIKA SUDAH PECAH TIDAK BISA DI GABUNGKAN KEMALI berbeda dengan remaja laki – laki, mereka hanya seperti PIRING PELASTIK JIKA SUDAH JATUH MASIH UTUH DAN JARANG PECAH”
                                             
LOS tinggal menghitung hari, LOS tinggal menghitung jam, LOS tinggal menghitung menit, LOS tinggal menghitung detik, LOS tinggal menghitung kecepatan yang dapat di raih sepeda montor ibuku, LOS adalah hari ini, LOS sudah ada di depan mata.
              
Sampailah aku di depan SMPN 5. Sekolahnya lebih bersih dan asri dari pada ketika aku melihat di mbah google. Aku masuk ke ruanganku, yaitu ruang 9 gusus W.R SUPRATMAN. Di meja terlihat ada kakak – kakak osis yang tampan dan jelita sedang menunggu murid - murid baru SMPN 5. Kakak – kakak osis itu terlihat nampak indah, keren, dan cerdas, karena itu terdapat satu temanku yang tergila – gila dengan kakak osis yang bernama Zaki, memang betul dia memiliki look like Justin Bieber versi Arabic PEACE MAN (-_-)v LOS-pun tidak terasa sudah berjalan 3 hari, jujur aku lebih suka LOSnya dari pada pelajarannya.
                                            
LOS-pun sudah berahkir. Aku sudah memiliki kelas yaitu kelas 7c. Aku menemukan banyak teman. Mereka terlihat sangat anggun dan tampan. Mereka terlihat sangat ramah, tapi aku yakin mereka ramah karena mereka ingin menemukan sahabat ataupun teman baru. Yaaa mereka semua adalah keluargaku juga. Tapi aku hanya ingin bicara jujur aku adalah anak yang pendiam dan tak pandai bergaul. Dulu pada saat aku masih SD aku dikira sangat bodoh oleh teman - teman tetapi aku adalah anak yang cerdas, dan anak yang dikira cerdas adalah anak yang bodoh, sejak saat aku tahu bahwa bergaul adalah tipuan manusia, dengan banyak bicara kau di kira orang hebat, dengan sedikit bicara kau dikira anak yang tidak bisa apa – apa, dan kecantikan, dengan kecantikan kau dipikir anak orang kaya dengan kecantikan kau dipikir orang pintar tetapi sungguh itu hanya tipuan belaka.
Malam – malam aku melihat TV seperti biasa jam 8 setelah pulang mengaji aku langsung ganti baju dan melihat TV di sana aku melihat acara TV di Trans7 yaa salah satu stasiun tv swasta yang memberi iklan yang sagat lama, pada saat itu aku melihat acara Hitam Putih ya memang di sana ada sebuah kata inspiratif dan motifasi agar bisa bangkit dari ketepurukan tetapi aku paling benci dengan pembawa acaranya yaitu Cobuser entah bagaimana menulisnya yang jelas dia adalah orang Cina yang sangat aku benci, entah kenapa aku membenci orang – orang Cina. mungkin karena aku berpikir bawah negara ini di jajah oleh China dan rakyat Indonesia tidak menyadari apa – apa. Jika kau tak percaya coba saja di lihat di Tanjung Plasa, lihat ke toko – toko kau dapat menemukan selalu orang cina yang berjualan, barang – barangnya pun juga mahal, keterangannya kenapa bukan rakyat Indonesia yang berjualan ?  Apakah Indonesia terlalu bodoh untuk berjualan ? Apakah Indonesia tidak bisa menghitung uang ? Apakah rakyat Indonesia hanya mau menjadi kuli bangunan ? Apakah rakyat Indonesia hanya mau menjadi tukang becak ? Ada contoh lagi, Pergila ke salah satu perushaan yang ternama di kotamu contohnya  Arta Boga Cemerlang di sana kau akan bertemu orang Jawa dan juga Cina, masuklah ke kantor itu kau akan bertemu orang cina menggunakan jas hitam yang tampak sangat gagah. Masuklah ke daerah kantin, kamar mandi, pintu masuk kantor kau akan melihat perkumpulan orang – orang jawa yang terlihat sangat melas. Aku tidak ingin menjelek -jelekkan orang Jawa atau orang Cina, tetapi aku hanya ingin menyampaikan bahwa Indonesia bisa menjadi orang Cina/ Eropa. Rakyat Indonesia juga keluargaku, jadi siapa yang mau jika salah satu keluarganya di luka’i oleh orang lain ? Siapa ? Ya memang ada jika kau tak memiliki hati nurani.
Setelah beberapa bulan aku menuntut ilmu, aku tahu bahwa semua orang itu di balik topeng. Yaa mereka terlihat sangat ramah ketika baru bertemu, tetapi jika kau sudah lama mengenal perasaan yang ramah bisa berubah menjadi perasaan benci. 
Pak Agus dan kakak Nikomang mendatangi kelasku. Mereka akan memilih 4 anak untuk menjadi calon peserta OSIS SMPN 5. Ada 2 anak laki – laki yang telah di pilih menjadi calon peserta  OSIS oleh ketua kelasku dan 2 anak perempuan yang telah di siapkan untuk menjadi calon peserta OSIS oleh wali kelasku. Mereka yang telah dipilih bernama Yota, Vione, Aku yaitu Bila, dan Alif. Keesokan harinya akan di adakanya tes, akupun kaget karena pada saat awal tidak di beri tahu dahulu, tapi alhamdulilah karena kuasa Allah tes itu menjadi mudah. Setelah tes kami menunggu untuk beberapa minggu, setelah itu keluarlah penggumuman hasil tes masuk OSIS. Kami ber-4 langsung pergi ke papan pengumuman dengan cepat, tetapi malang Yota dan Alif tidak keterima menjadi OSIS SMPN 5 . Aku merasa senang + sedih + kasihan + terharu + bersalah + gembira. Aku hanya berfikir “ Mengapa Yota yang katanya Bu Hastuit pintar dan di bangga – banggakan itu tidak keterima ? “ Kasihan aku ketika melihat wajahnya penuh dengan ketepurukan, dia menjatuhkan mukanya ke bawah  “ Apakah dia merasakan rasa yang aku rasakan dulu pada saat tidak lolos TPA ? “ Tetapi aku yakin Yota bukanlah murid seperti itu dia adalah murid yang cerdas, dia bisa menggunakan kecerdasannya. Yota tak pantang menyerah.
                                                   
Sepertinya mulai ada orang yang mencela, mengejek, membenciku, aku tahu itu, aku tahu rasanya, aku tahu rasanya dicela, di ejek, di benci. Tetapi aku yakin dia mencela karena dia ingin menjadiku, dia iri denganku, atau dia terlalu perhatian denganku, seperti pepatah “ Di dalam keberhasilan selalu ada yang orang yang membenci “Aku membutuhkan seorang pembimbing agar aku bisa menjadi tangguh aku ingin mengaduhkan kepada guru bimbingan konselingku Pak Nyoman tetapi aku takut jika nanti Pak Nyoman bicara kepada anak – anak 7c, aku takut kalau Pak Nyoman berpikir itu masalah kecil sehingga Pak Nyoman berpikir itu hal yang biasa, aku merasakan bahwa ada banyak anak yang benci denganku seperti kata MR.D dia pernah bilang kepadaku dengan kata yang tidak seharusnya dia ucapkan dengan kata “ Mentang  - mentang pek dadi OSIS   atau dalam bahasa Indonesianya berarti “ Uhhh sombong! Jadi OSIS aja sombong “ itu kata pertama yang MR.D ucapkan, pada saat itu, akan di adakannya loba yel – yel Eco School di Taman Perestasi, aku di kasih sebuah rok yang terbuat dari samapah bekas, akupun menerimanya dengan senang hati sehinggga aku tidak usah susah – susah membuatnya lagi, aku berpikir supaya rok itu tidak hilang aku akan menenaruh di tas, akupun menaruhnya dan ada seorang perempuan cantik yang datang menghampiriku dia bernama Zahrah dia meminjam rokku untuk dia coba, akupun mempersilahkan setelah itu aku melihat dirinya telah memakai rok itu ku tak tahan menahan tawa dia pun tersenyum seraya bilang “ Bagaimana gayaku sekarang ? Cantikkan ? “ aku pun menjawab “ HAHAHHA... yapsss you’re so cute hahahaha gue suka gaya lo!!! “ kitapun sama – sama ketawa dan MR.D pun memberi celaan yang sangat membuat telinga ini panas tapi aku tidak menghiraukan karena tugasku itu untuk menaruh rok itu dan belajar. Kata ke-2 yang MR.D ucapkan di depanku pas yang sangat membuat telinga ini sangat panas adalah “ Aku lebih suka Yota yang jadi osis dari pada kamu “ itu adalah kata – kata yang sangat membuatku marah, dalam hati aku berpikir bahwa “ MR.D Apakah hanya kamu yang punya perasaan ? MR.D apakah kamu tidak di ajarkan pelajaran PKN pada saat di SD ? Sehingga kamu seenaknya mencela orang yang tidak salah ? Sekali lagi MR.D AKU JUGA PUNYA PERASAAN BUKAN HANYA KAMU!,  KAMU PASTI PUNYA SALAH KARENA KAMU ITU BUKAN NABI, KAMU PASTI PUNYA PENDAPAT TAPI MAU ATAU TIDAK MAU KAMU HARUS MENGIKUTI PENDAPAT YANG TELAH DISETUJU’I BERSAMA !!, KALO KAMU GAK FAHAM KAMU BUKA AJA BUKU PKN-MU PAS WAKTU MASIH SD!!
                                                     
Rapat osis di selenggarakan nanti setelah pulang sekolah, rapat itu membahas tentang sie – sie, pada saat itu OSIS baru akan dikelompokkan trus jika ada salah satu anak yang tidak nyaman di sie itu kamu bisa melaporkannya kepada kakak kakak yang sedang mengelompokannya yaitu kak Nanda. Yap dia adalah kakak OSIS yang paling baik, cantik, dan cerdas, Pada saat itu aku di kelompokkan menjadi sie 3 tetapi aku tidak setuju karena aku ingin menjadi sie 10 yaitu sie bahasa inggris, tetapi sebelumnya aku harus di test dulu, aku di suruh untuk memperkenalkan diri, aktifitasku, sama masalah yang aku hadapin ketika aku memjadi OSIS baru, DLL. Kakak itu masalahnya kok tahu masalahku sama kelas ini ? Kakak itu kok tahu tentang masalahku sama OSIS ini ? LOH LOH LOH KOK BISA LOH ? Pokoknya loh kok tahu ? Trus dia jawab kalo banyak hater, mereka semua benci sama aku karena i was bad, tapi dalam hati aku nanya “ i was bad kenapa ? apa yang salah ? masak gara – gara Yota gak masuk ke OSIS, satu kelas benci sama aku semua ? Apa salahku ? Kok bisa? LOH ? KOK? Lohhh loh lohh ? Kenapa anak – anak benci sama aku ? Kenapa anak – anak gak benci sama Vione ? Apakah mereka suka sama Vione sehingga mereka tidak berani membenci Vione ? Apakah aku anak yang jelek sehingga semua anak melimpahkannya ke aku ?
Tetapi aku tidak perduli apa katamu AKU ANAK CERDAS!!! AKU TAK BUTUH KASIHANMU!! KAU HANYALAH SEEKOR NYAMUK YANG HANYA BISA MENGAMBIL DARAH KOTORKU!!! KAU HARUS BERHATI – HATI DENGANKU!! KARENA AKU BUKAN ANAK DARI ORANG BODOH! AKU MEMILIKI NABI MUHAMMAD DAN ALLAH, AKU ADALAH ANAK DARI PENJAJAH DAN ANAK INDONESIA YANG AKAN MEMBUAT NEGARA INI MAJU! ,AKU ADALAH ANAK DARI NABI ADAM! KITA MENGHIRUP UDARA YANG SAMA, KITA MEMILIKI RAS YANG SAMA WALAUPUN KITA SEDIKIT BERBEDA, KITA MEMPUNYAI HATI DAN OTAK. DAN KITA ADALAH KELUARGA. AND STOP TO HATE ME!!! CUZ I HAVE A HEART!!! CUZ I CAN FEEL THAT.
20 hari telah berlalu, terdapat anak yang menggangguku lagi. Aku tak tahu apa yang mereka inginkan. Anak yang bernama Ahmad menendang kakiku dengan keras tetepi tidak terlalu keras dengan senyum bangga, aku tak mungkin langsung marah karena aku berfikir bahwa dia mungkin hanya tak sengaja. Dia menendang kakiku lagi dengan lebih keras, dan berbicara kotor. Aku marah padanya karena dia pikir aku sapanya ? apakah aku pembantunya ? aku dan dia sontak adu mulut, dan oh ternyata itu gara-gara aku menaruh kakiku di bawah kursinya ( di selokan kursi ) aku pun berbicara " Emang kamu gak bisa bicara baik-baik ? Apakah kamu terlau bodoh untuk untuk berbahasa indonesia atau jawamdengan lembut ? Apakah kamu tidak diajari pelajaran PPKN ketika kamu masih di Sekolah Dasar ?" dan dia menjawab " Gak, wong jelas-jela kamu yang salah ngapain kakimu ada di bawah kursiku ? " " ya aku gak tahu!! seharusnya kamu ya bicara baik-baik!! " omongku sambil menangis.
Pada malam itu juga aku menceritakan itu kepada nenekku. Keesokan harinya nenekku ke sekolah untuk mengadu, tetapi sampai saat ini masih belum diberi tahu juga kabarnya aku dengan Ahmat si anak brengsek itu.

6 hari telah terlewat masih saja ada anak yang membenciku, rasanya sedih, jengkel, sampai mau ngangis, aku dikira patung, aku ke kantin cuman sendiri gak ada yang temanin, dudukpun tak ada teman bangku maksudku ada namanya Adele tapi dia juga ikut kader lingkungan yang selalu memotong waktu jam belajar ( gak pernah ada di kelas, selalu di lapangan -_- ) dan jika dia ada dikelas dia pun hanya meninggalkan tasnya ke bangkuku dan membawa buku, alat tulis ke meja temannya, yahh wajar saja dia anak yang cantik juga tapi dia sedikit kurang dalam sebuah mata pelajaran tapi dia orang yang kereatif, dan inofatif, dia pintar kalau disuruh buat mading ( yang berbau kerja kelompok ).

Hari Selasa, Terdapat pelajaran penjaskes yahhh kita akan berlari memutari Giant di kota Surabaya, di sebelahku terdapat Putri, dia berbicara bahwa semua anak menjauhhinya, dia anak yang pintar sekelas dia menceritakanku asal mulanya bahwa anak yang bernama Hkma meminjam bukunya untuk dia contek, tetapi dia tidak mau karena dia sudah dengan sush keras mengerjakannya, dan jika nilainya sama dengannya percuma dia belajar, mending nyontek teman. Iya gak sih ? dari situ kita berteman tetapi kita hanya sebatas teman saja gak sampai teman sejati. 

Tak apalah semua anak membenciku, mencelaku, menfitnahku tapi aku akan menjadi siswa yang membanggakan sekolahku yaitu SMPN 5 Surabaya the most nice school ever, mungkin itu jalan Allah supaya aku bisa menjadi anak yang lebih baik, lebih cerdas, bersemangat, mengharumkan nama orang tua, keluarga, kampung, sekolah, Surabaya, Indonesia, dan orang orang muslim yang sangat aku cintai. Walaupun aku tahu rasanya di benci itu gak enak tapi aku akan mendapat keenakan pada saat aku sudah sukses.

Sekian dari saya. Itu adalah kisah saya yang dahulu akan saya kirimkan ke sekolah karena sekolah di suruh pemerintah untuk membuat tema Keluargaku yang pada saat itu aku tidak mengumpulkan karena LUPA pada saat Idul Qurban



Tidak ada komentar:

Posting Komentar