Sekolahku
Namaku
Nabila Dyah Ningrum kau bisa memanggilku Bila. Aku bersekolah di SMPN 5. Aku
memiliki keluarga yang sangat baik. Keluarga kami terkenal dengan kebaikanya,dan
kecerdasannya, tetapi hanya aku yang tidak cerdas .
Kami hidup di rumah yang tua, itu rumah pemberian kakek. Kami tidak terlalu
kaya dan juga tidak terlalu miskin. Keluargaku memiliki satu ayah yang sangat
jahat, disiplin, dan kurus. Ayahku disiplin sekali karena ayahku memiliki
keturunan Belanda, tetapi dia tidak memiliki muka orang asing. Ayahku berkerja
sebagai pengacara. Ibu saya berkerja sebagai pegawai negri. Alamatnya tidak
tahu tetapi yang jelas di antara SMP 2 dan SMP 5.
Aku
memiliki masa yang kelam sampai – sampai ayahku kaget mendadak, Itu karena aku
tidak lolos tes TPA pada saat masuk SMP 1 dan SMP 2 .
Sedih rasanya pada malam itu ayahku marah – marah terus, entah marah ke ibuku atau ke aku,
yang jelas dia marah – marah seperti setan. Pada malam itu saya seperti di
landa ketakutan yang mendalam, ketakutan yang amat sangat mendalam, kekecewaan,
kebersalahan, sampai – sampai itu membuatku gila, stress dalam ketepurukan yang
amat mendalam. Akupun berfikir “ Apakah semua anak merasakan ketakutan seperti
yang aku rasakan ? “ Jawabannya “ TIDAK SEMUA” Ya itu betul TIDAK SEMUA karena
ada anak yang tidak masuk masih terlihat santai, ada anak yang sedih tetapi dia
masih di sayangi oleh keluarganya, tidak sepertiku, yang jelas aku merasa
sangat sedih + malas + butuh kasih sayang,tetapi keluargaku terlihat sangat
membenciku.
Kebencian
itu reda saat besok terdapat pendaftaran jalur umum, tetapi keluargaku terutama
ayahku seperti masih merasakan kekecewaan yang amat mendalam. Pada pilihan
pertama aku memilih SMPN 4 tetapi itu sia – sia karena nilai danunku tak sampai
ke sana bayangkan, minimal masuk SMPN 4 harus memiliki nilai danun 27,75
sedangkan nilai danunku hanya 27,05 dan aku pikir itu tidak mungkin, dan
setelah itu aku tak jadi memilih SMPN 4 untuk menjadi pilihanku yang pertama.
Setelah itu aku berpikir “ Mengapa tidak masuk SMPN 5 selain sekolah itu dekat
dengan rumah, itu juga dekat dengan kantor kerjanya ibu J
“ dan jadilah SMPN 5 menjadi pilihanku yang pertama memang terkadang aku
berpikir bahwa SMPN 5 dekat dengan Pesapen dan terdapat banyak polusi tetapi
aku tidak menghiraukannya. Setelah menungggu beberapa hari akupun di terima
oleh SMPN 5. Setelah daftar ulang akupun segera pulang dengan menggunakan
angkutan kota sendirian tak ada sapa – sapa terkadang takut jika satu angkot
dengan orang asing apa lagi itu lelaki seperti kata – kata Robin Morgan “ Ada
dua aturan untuk remaja satu JANGAN NAIK
KE MOBIL ORANG ASING dua SEMUA ORANG ADALAH ORANG ASING “ Aku selalu memegang
betul kata – kata itu karena remaja perempuan itu seperti PIRING KACA JIKA
SUDAH JATUH PASTI AKAN PECAH DAN JIKA SUDAH PECAH TIDAK BISA DI GABUNGKAN
KEMALI berbeda dengan remaja laki – laki, mereka hanya seperti PIRING PELASTIK
JIKA SUDAH JATUH MASIH UTUH DAN JARANG PECAH”
LOS
tinggal menghitung hari, LOS tinggal menghitung jam, LOS tinggal menghitung
menit, LOS tinggal menghitung detik, LOS tinggal menghitung kecepatan yang
dapat di raih sepeda montor ibuku, LOS adalah hari ini, LOS sudah ada di depan
mata.
Sampailah
aku di depan SMPN 5. Sekolahnya lebih bersih dan asri dari pada ketika aku
melihat di mbah google. Aku masuk ke ruanganku, yaitu ruang 9 gusus W.R
SUPRATMAN. Di meja terlihat ada kakak – kakak osis yang tampan dan jelita
sedang menunggu murid - murid baru SMPN 5. Kakak – kakak osis itu terlihat
nampak indah, keren, dan cerdas, karena itu terdapat satu temanku yang tergila
– gila dengan kakak osis yang bernama Zaki, memang betul dia memiliki look like
Justin Bieber versi Arabic PEACE MAN (-_-)v LOS-pun tidak terasa
sudah berjalan 3 hari, jujur aku lebih suka LOSnya dari pada pelajarannya.
LOS-pun
sudah berahkir. Aku sudah memiliki kelas yaitu kelas 7c. Aku menemukan banyak
teman. Mereka terlihat sangat anggun dan tampan. Mereka terlihat sangat ramah,
tapi aku yakin mereka ramah karena mereka ingin menemukan sahabat ataupun teman
baru. Yaaa mereka semua adalah keluargaku juga. Tapi aku hanya ingin bicara
jujur aku adalah anak yang pendiam dan tak pandai bergaul. Dulu pada saat aku
masih SD aku dikira sangat bodoh oleh teman - teman tetapi aku adalah anak yang
cerdas, dan anak yang dikira cerdas adalah anak yang bodoh, sejak saat aku tahu
bahwa bergaul adalah tipuan manusia, dengan banyak bicara kau di kira orang
hebat, dengan sedikit bicara kau dikira anak yang tidak bisa apa – apa, dan
kecantikan, dengan kecantikan kau dipikir anak orang kaya dengan kecantikan kau
dipikir orang pintar tetapi sungguh itu hanya tipuan belaka.
Malam
– malam aku melihat TV seperti biasa jam 8 setelah pulang mengaji aku langsung
ganti baju dan melihat TV di sana aku melihat acara TV di Trans7 yaa salah satu
stasiun tv swasta yang memberi iklan yang sagat lama, pada saat itu aku melihat
acara Hitam Putih ya memang di sana ada sebuah kata inspiratif dan motifasi
agar bisa bangkit dari ketepurukan tetapi aku paling benci dengan pembawa
acaranya yaitu Cobuser entah bagaimana menulisnya yang jelas dia adalah orang
Cina yang sangat aku benci, entah kenapa aku membenci orang – orang Cina.
mungkin karena aku berpikir bawah negara ini di jajah oleh China dan rakyat Indonesia
tidak menyadari apa – apa. Jika kau tak percaya coba saja di lihat di Tanjung
Plasa, lihat ke toko – toko kau dapat menemukan selalu orang cina yang
berjualan, barang – barangnya pun juga mahal, keterangannya kenapa bukan rakyat
Indonesia yang berjualan ? Apakah Indonesia
terlalu bodoh untuk berjualan ? Apakah Indonesia tidak bisa menghitung uang ?
Apakah rakyat Indonesia hanya mau menjadi kuli bangunan ? Apakah rakyat Indonesia
hanya mau menjadi tukang becak ? Ada contoh lagi, Pergila ke salah satu
perushaan yang ternama di kotamu contohnya
Arta Boga Cemerlang di sana kau akan bertemu orang Jawa dan juga Cina,
masuklah ke kantor itu kau akan bertemu orang cina menggunakan jas hitam yang
tampak sangat gagah. Masuklah ke daerah kantin, kamar mandi, pintu masuk kantor
kau akan melihat perkumpulan orang – orang jawa yang terlihat sangat melas. Aku
tidak ingin menjelek -jelekkan orang Jawa atau orang Cina, tetapi aku hanya
ingin menyampaikan bahwa Indonesia bisa menjadi orang Cina/ Eropa. Rakyat
Indonesia juga keluargaku, jadi siapa yang mau jika salah satu keluarganya di
luka’i oleh orang lain ? Siapa ? Ya memang ada jika kau tak memiliki hati
nurani.
Setelah
beberapa bulan aku menuntut ilmu, aku tahu bahwa semua orang itu di balik
topeng. Yaa mereka terlihat sangat ramah ketika baru bertemu, tetapi jika kau
sudah lama mengenal perasaan yang ramah bisa berubah menjadi perasaan benci.
Pak
Agus dan kakak Nikomang mendatangi kelasku. Mereka akan memilih 4 anak untuk
menjadi calon peserta OSIS SMPN 5. Ada 2 anak laki – laki yang telah di pilih
menjadi calon peserta OSIS oleh ketua
kelasku dan 2 anak perempuan yang telah di siapkan untuk menjadi calon peserta
OSIS oleh wali kelasku. Mereka yang telah dipilih bernama Yota, Vione, Aku
yaitu Bila, dan Alif. Keesokan harinya akan di adakanya tes, akupun kaget
karena pada saat awal tidak di beri tahu dahulu, tapi alhamdulilah karena kuasa
Allah tes itu menjadi mudah. Setelah tes kami menunggu untuk beberapa minggu,
setelah itu keluarlah penggumuman hasil tes masuk OSIS. Kami ber-4 langsung
pergi ke papan pengumuman dengan cepat, tetapi malang Yota dan Alif tidak keterima
menjadi OSIS SMPN 5 . Aku merasa senang + sedih + kasihan + terharu + bersalah
+ gembira. Aku hanya berfikir “ Mengapa Yota yang katanya Bu Hastuit pintar dan
di bangga – banggakan itu tidak keterima ? “ Kasihan aku ketika melihat
wajahnya penuh dengan ketepurukan, dia menjatuhkan mukanya ke bawah “ Apakah dia merasakan rasa yang aku rasakan
dulu pada saat tidak lolos TPA ? “ Tetapi aku yakin Yota bukanlah murid seperti
itu dia adalah murid yang cerdas, dia bisa menggunakan kecerdasannya. Yota tak
pantang menyerah.
Sepertinya
mulai ada orang yang mencela, mengejek, membenciku, aku tahu itu, aku tahu
rasanya, aku tahu rasanya dicela, di ejek, di benci. Tetapi aku yakin dia
mencela karena dia ingin menjadiku, dia iri denganku, atau dia terlalu perhatian
denganku, seperti pepatah “ Di dalam keberhasilan selalu ada yang orang yang
membenci “Aku membutuhkan seorang pembimbing agar aku bisa menjadi tangguh aku
ingin mengaduhkan kepada guru bimbingan konselingku Pak Nyoman tetapi aku takut
jika nanti Pak Nyoman bicara kepada anak – anak 7c, aku takut kalau Pak Nyoman
berpikir itu masalah kecil sehingga Pak Nyoman berpikir itu hal yang biasa, aku
merasakan bahwa ada banyak anak yang benci denganku seperti kata MR.D dia
pernah bilang kepadaku dengan kata yang tidak seharusnya dia ucapkan dengan
kata “ Mentang - mentang pek dadi OSIS “ atau
dalam bahasa Indonesianya berarti “ Uhhh sombong! Jadi OSIS aja sombong “ itu
kata pertama yang MR.D ucapkan, pada saat itu, akan di adakannya loba yel – yel
Eco School di Taman Perestasi, aku di kasih sebuah rok yang terbuat dari
samapah bekas, akupun menerimanya dengan senang hati sehinggga aku tidak usah
susah – susah membuatnya lagi, aku berpikir supaya rok itu tidak hilang aku
akan menenaruh di tas, akupun menaruhnya dan ada seorang perempuan cantik yang
datang menghampiriku dia bernama Zahrah dia meminjam rokku untuk dia coba,
akupun mempersilahkan setelah itu aku melihat dirinya telah memakai rok itu ku
tak tahan menahan tawa dia pun tersenyum seraya bilang “ Bagaimana gayaku
sekarang ? Cantikkan ? “ aku pun menjawab “ HAHAHHA... yapsss you’re so cute
hahahaha gue suka gaya lo!!! “ kitapun sama – sama ketawa dan MR.D pun memberi
celaan yang sangat membuat telinga ini panas tapi aku tidak menghiraukan karena
tugasku itu untuk menaruh rok itu dan belajar. Kata ke-2 yang MR.D ucapkan di
depanku pas yang sangat membuat telinga ini sangat panas adalah “ Aku lebih
suka Yota yang jadi osis dari pada kamu “ itu adalah kata – kata yang sangat
membuatku marah, dalam hati aku berpikir bahwa “ MR.D Apakah hanya kamu yang
punya perasaan ? MR.D apakah kamu tidak di ajarkan pelajaran PKN pada saat di
SD ? Sehingga kamu seenaknya mencela orang yang tidak salah ? Sekali lagi MR.D
AKU JUGA PUNYA PERASAAN BUKAN HANYA KAMU!,
KAMU PASTI PUNYA SALAH KARENA KAMU ITU BUKAN NABI, KAMU PASTI PUNYA
PENDAPAT TAPI MAU ATAU TIDAK MAU KAMU HARUS MENGIKUTI PENDAPAT YANG TELAH
DISETUJU’I BERSAMA !!, KALO KAMU GAK FAHAM KAMU BUKA AJA BUKU PKN-MU PAS WAKTU
MASIH SD!!
Rapat
osis
di selenggarakan nanti setelah pulang sekolah, rapat itu membahas
tentang
sie – sie, pada saat itu OSIS baru akan dikelompokkan trus jika ada
salah satu
anak yang tidak nyaman di sie itu kamu bisa melaporkannya kepada kakak
kakak
yang sedang mengelompokannya yaitu kak Nanda. Yap dia adalah kakak OSIS
yang paling baik, cantik, dan cerdas, Pada saat itu aku di kelompokkan
menjadi sie 3 tetapi aku tidak setuju karena aku ingin menjadi sie 10
yaitu sie
bahasa inggris, tetapi sebelumnya aku harus di test dulu, aku di suruh
untuk memperkenalkan
diri, aktifitasku, sama masalah yang aku hadapin ketika aku memjadi OSIS
baru,
DLL. Kakak itu masalahnya kok tahu masalahku sama kelas ini ? Kakak itu
kok
tahu tentang masalahku sama OSIS ini ? LOH LOH LOH KOK BISA LOH ?
Pokoknya loh
kok tahu ? Trus dia jawab kalo banyak hater, mereka semua benci sama aku
karena
i was bad, tapi dalam hati aku nanya “ i was bad kenapa ? apa yang salah
?
masak gara – gara Yota gak masuk ke OSIS, satu kelas benci sama aku
semua ? Apa
salahku ? Kok bisa? LOH ? KOK? Lohhh loh lohh ? Kenapa anak – anak benci
sama
aku ? Kenapa anak – anak gak benci sama Vione ? Apakah mereka suka sama
Vione
sehingga mereka tidak berani membenci Vione ? Apakah aku anak yang jelek
sehingga semua anak melimpahkannya ke aku ?
Tetapi
aku tidak perduli apa katamu AKU ANAK CERDAS!!! AKU TAK BUTUH KASIHANMU!! KAU
HANYALAH SEEKOR NYAMUK YANG HANYA BISA MENGAMBIL DARAH KOTORKU!!! KAU HARUS
BERHATI – HATI DENGANKU!! KARENA AKU BUKAN ANAK DARI ORANG BODOH! AKU MEMILIKI
NABI MUHAMMAD DAN ALLAH, AKU ADALAH ANAK DARI PENJAJAH DAN ANAK INDONESIA YANG
AKAN MEMBUAT NEGARA INI MAJU! ,AKU ADALAH ANAK DARI NABI ADAM! KITA MENGHIRUP
UDARA YANG SAMA, KITA MEMILIKI RAS YANG SAMA WALAUPUN KITA SEDIKIT BERBEDA,
KITA MEMPUNYAI HATI DAN OTAK. DAN KITA ADALAH KELUARGA. AND STOP TO HATE ME!!!
CUZ I HAVE A HEART!!! CUZ I CAN FEEL THAT.
20
hari telah berlalu, terdapat anak yang menggangguku lagi. Aku tak tahu
apa yang mereka inginkan. Anak yang bernama Ahmad menendang kakiku
dengan keras tetepi tidak terlalu keras dengan senyum bangga, aku tak
mungkin langsung marah karena aku berfikir bahwa dia mungkin hanya tak
sengaja. Dia menendang kakiku lagi dengan lebih keras, dan berbicara
kotor. Aku marah padanya karena dia pikir aku sapanya ? apakah aku
pembantunya ? aku dan dia sontak adu mulut, dan oh ternyata itu
gara-gara aku menaruh kakiku di bawah kursinya ( di selokan kursi ) aku
pun berbicara " Emang kamu gak bisa bicara baik-baik ? Apakah kamu
terlau bodoh untuk untuk berbahasa indonesia atau jawamdengan lembut ?
Apakah kamu tidak diajari pelajaran PPKN ketika kamu masih di Sekolah
Dasar ?" dan dia menjawab " Gak, wong jelas-jela kamu yang salah ngapain
kakimu ada di bawah kursiku ? " " ya aku gak tahu!! seharusnya kamu ya
bicara baik-baik!! " omongku sambil menangis.
Pada
malam itu juga aku menceritakan itu kepada nenekku. Keesokan harinya
nenekku ke sekolah untuk mengadu, tetapi sampai saat ini masih belum
diberi tahu juga kabarnya aku dengan Ahmat si anak brengsek itu.
6
hari telah terlewat masih saja ada anak yang membenciku, rasanya sedih,
jengkel, sampai mau ngangis, aku dikira patung, aku ke kantin cuman
sendiri gak ada yang temanin, dudukpun tak ada teman bangku maksudku ada
namanya Adele tapi dia juga ikut kader lingkungan yang selalu memotong
waktu jam belajar ( gak pernah ada di kelas, selalu di lapangan -_- )
dan jika dia ada dikelas dia pun hanya meninggalkan tasnya ke bangkuku
dan membawa buku, alat tulis ke meja temannya, yahh wajar saja dia anak
yang cantik juga tapi dia sedikit kurang dalam sebuah mata pelajaran
tapi dia orang yang kereatif, dan inofatif, dia pintar kalau disuruh
buat mading ( yang berbau kerja kelompok ).
Hari
Selasa, Terdapat pelajaran penjaskes yahhh kita akan berlari memutari
Giant di kota Surabaya, di sebelahku terdapat Putri, dia berbicara bahwa
semua anak menjauhhinya, dia anak yang pintar sekelas dia
menceritakanku asal mulanya bahwa anak yang bernama Hkma meminjam
bukunya untuk dia contek, tetapi dia tidak mau karena dia sudah dengan
sush keras mengerjakannya, dan jika nilainya sama dengannya percuma dia
belajar, mending nyontek teman. Iya gak sih ? dari situ kita berteman
tetapi kita hanya sebatas teman saja gak sampai teman sejati.
Tak
apalah semua anak membenciku, mencelaku, menfitnahku tapi aku akan
menjadi siswa yang membanggakan sekolahku yaitu SMPN 5 Surabaya the most
nice school ever, mungkin itu jalan Allah supaya aku bisa menjadi anak
yang lebih baik, lebih cerdas, bersemangat, mengharumkan nama orang tua,
keluarga, kampung, sekolah, Surabaya, Indonesia, dan orang orang muslim
yang sangat aku cintai. Walaupun aku tahu rasanya di benci itu gak enak
tapi aku akan mendapat keenakan pada saat aku sudah sukses.
Sekian
dari saya. Itu adalah kisah saya yang dahulu akan saya kirimkan ke
sekolah karena sekolah di suruh pemerintah untuk membuat tema Keluargaku
yang pada saat itu aku tidak mengumpulkan karena LUPA pada saat Idul
Qurban
Tidak ada komentar:
Posting Komentar